Review Tata Cara Mandi Wajib yang Benar
By: Date: November 28, 2020 Categories: Kesehatan
Keutamaan Mandi Jumat, dapat Ampunan dan Pahala Seperti Berkurban

Mandi wajib atau mandi junub merupakan proses pembersihan diri dari najis yang harus dilakukan oleh setiap Muslimin dewasa, agar bisa melakukan ibadah secara sah. Ketentuan mandi wajib bagi laki-laki diharuskan setelah melakukan hubungan intim, atau saat mereka mengeluarkan air mani entah melalui mimpi basah maupun onani. Hal itu juga berlaku bagi para wanita, dimana mereka harus melakukan mandi wajib setelah berhubungan intim, pasca melahik,an, dan pasca berakhirnya masa menstruasi.  

Cara Mandi Junub Untuk Laki-laki Sesuai Hadits

Terdapat tata cara mandi wajib bagi laki-laki yang benar dan sah sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW, seperti yang tertera dalam sebuah hadits Al-bukhar. “Dari Aisyah dia berkata “Apabila Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan memasuh kedua tangan. Beliau menuangkan iar dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudhu dengan wudhu untuk salat. Kemudian beliau menyiram rambut sambil mamasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata. Setelah selesai, beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki”. (HR Muslim). 

Sedangkan dalam kitab “Safinatun Najah”, Syekh Salim bin Summair Al Hadirami mengatakan tentang rukun mandi wajib yang terbagi menjadi niat serta membasuh seluruh tubuh dengan air. 

Doa dan Niat Mandi Wajib

  • Niat dan Doa Secara Umum

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta’ala. Artinya: “Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah ta’ala”

  • Niat dan Doa Setelah Haid

Nawaitul ghusla iraf’i hadatsil lillahi ta’aala. Artinya: “Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah ta’ala”

  • Niat dan Doa Setelah Nifas

Nifas merupakan keluarnya darah dari rahim wanita akibat melahirkan, atau setelah melahirkan. Biasanya, darah nifas ini akan keluar kurang lebih selama 40 hari. 

Nawaitul ghusla liraf’i hadtsin nifaasi lillahi ta’aala. Artinya: “Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah ta’ala”.

Tata Cara Mandi Wajib

1. Membasuhi Kedua Tangan

Sesuai yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, bahwa kita harus membasuh kedua tangan terlebih dulu sebanyak 3 kali. 

2. Membesihkan Area Kemaluan

Setelah membasuh kedua tangan, lanjutkan dengan membersihkan area kemaluan termasuk dubur.  

3. Membasuh Lagi Kedua Tangan

Setelah memberishkan area kemaulan yang kotor tadi, basuh kembali kedua tangan dengan air dan sabun. 

4. Berwudhu

Lakukan tata cara wudhu seperti yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW sebelum melaksanakan ibadah shalat. 

5. Menyirami Kepala

Basahi atau menyiram kepala dengan air sebanyak 3 kali sampai ke pangkal rambut. 

6. Memisah-misah Rambut

Memisah rambut dengan cara menyela-nyela rambut dengan menggunakan jari tangan, maka hukumnya wajib dilakukan bagi laki-laki dan sunnah (mandub) bagi perempuan. Hal tersebut juga sudah diriwayatkan oleh Ummu Salamah yang bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, “Aku bertanya, wahai Rasululllah! Sesungguhnya aku ini perempuan yang sangat kuat jalinan rambut kepalanya, apakah aku boleh mengurainya ketika mandi junub? Maka Rasulullah menjawab: Jangan, sebetulnya cukup bagimmu mengguyurkan air pada kepalamu 3 kali guyuran.”

7. Membasahi Seluruh Anggota Badan

Tata cara mandi wajib berikutnya yang harus kamu lakukan, yaitu dengan membasahi seluruh anggota tubuh dengan air mulai dari sisi kanan yang dilanjutkan dengan sisi kiri. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *